Menghitung Waktu
Tahun ajaran baru ini saya bertambah jabatan, jadi pengantar jemput Mas dan Adik. Karena saya belum selincah ayahnya dalam mengendarai sepeda, maka saya katakan dulu pada mereka.
"Ibu nggak bisa ngebut seperti ayah. Jadi kita harus lebih pagi berangkatnya" kata saya.
"Hah? Jadi jam berapa kita berangkat?" tanya Mas.
"Ibu harap jam 6.40 kita sudah siap" jelas saya.
Dan pagi ini ketika sampai sekolah Mas, dia melihat jam tangannya.
"Bu, masih 6.50. Kalau kemarin 6.55. Masih belum terlambat. Jadi berapa menit dari rumah ya?"
"Nanti pulang sekolah Ibu jelaskan ya" janji saya.
Benar saja, setelah pulang sekolah ia menagih janji. Kami belajar menghitung lama waktu dalam jam. Dengan menggunakan jam mainan yang dibuat dari stereofoam, kami menggerakkan jarum jam dan jarum menit. Mas dan Adik senang memainkannya.
"Jadi kalau aku tidur jam 3 bangun jam 5 itu dua jam ya Bu" kata Mas sambil menghitung.
"Yes, Pinter deh!" puji saya.
Alhamdulillaah, kami telah belajar tentang waktu hari ini. Mas bisa menghitung waktu. Sedangkan Adik bisa membaca jam.
IIP
KuliahBunSay
ILoveMath
MathAroundUs
Tidak ada komentar:
Posting Komentar