Rabu, 20 September 2017

Hari5_Cerdas Finansial_Nevita Siswanti

Hari Jajan

Kemarin, saya sedang banyak kegiatan di luar. Pagi, setelah mengantar Adik ke sekolah, ada pertemuan dengan walimurid untuk persiapan acara Muharom. Siangnya, setelah jemput Adik masak sayur dan lauk lalu lanjut ke sekolah Mas, ada rapat persiapan UTS.

Saya tak sempat membuat cemilan untuk Adik yang akan ia nikmati selama saya rapat di SD. Saya dan Adik sepakat membeli roti bun di jalan menuju SD. Siip..kami berangkat. Selama rapat pun Adik tenang menikmati rotinya. Ternyata rapat selesai cepat, jam 2. Sedangkan Mas pulang jam 3. Tanggung bangeeet...Kalau pulang dulu, nggak lama lagi berangkat lagi jemput Mas. Kalau nunggu di sekolah kok ya nggak enak juga...

Akhirnya kami nunggu di kedai empek-empek dekat sekolah Mas. Saya makan tekwan dan Adik minum es lidah buaya. Waaah..jajan lagi deeh :-)

Dalam perjalanan pulangnya Adik sudah mengantuk. Saya mempercepat laju sepeda sambil terus bicara agar Adik tak tidur di boncengan. Sampai rumah Adik langsung tidur. Bangun menjelang Maghrib dan minta beli roti...Waduuuh jajan lagi?

Saya katakan tadi saya sudah membuatkan pisang panggang keju sewaktu ia tidur. Saya juga tawarkan roti tawar yang tinggal 2 lembar, mau dioles apa? Awalnya dia menolak semua, ia tetap minta roti manis. Saya ingatkan bahwa tadi kita sudah jajan roti bun, es lidah buaya, lalu saya tawarkan bagaimana jika besok lagi jajan roti manisnya? Adik terdiam. Namun tak lama kemudian ia mengangguk dan minta pisang panggangnya.

Malamnya, ayahnya mengingatkan lagi tentang rejeki, bersyukur dan pentingnya berhemat.
"Jika Ibu telah memasak atau membuat kue, kita nikmati makanan buatan Ibu" jelas suami.
"Iya, jadi nggak ada yang mubazir dan kita nggak boros" tambah Mas.
"Adik juga suka kue buatan Ibu" rajuk Adik sambil duduk di pangkuan saya.

Alhamdulillaah, sedikit demi sedikit kami belajar. Semoga istiqomah, in sya Allah..aamiin

Ibu Professional
Bunda Sayang
Level 8
Tantangan 10 Hari






Tidak ada komentar:

Posting Komentar